PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Bojonegoro yang bergerak di sektor energi dan investasi, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Bojonegoro Cross Culture Festival (BCCF) 2025. Dukungan ini merupakan komitmen PT ADS untuk mendukung kegiatan budaya yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat citra Bojonegoro sebagai daerah yang terbuka dan inklusif.
Festival yang berlangsung pada 6 – 8 Agustus 2025 ini menjadikan Dolok Cozy Space di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo sebagai lokasi utama pertunjukan, serta membawa para delegasi untuk mengunjungi sejumlah destinasi unggulan Bojonegoro seperti Geopark Kayangan Api, Situs Perahu Besi Kuno Bengawan Solo, dan Padangan Heritage.
Tahun ini, Bojonegoro Cross Culture Festival diikuti oleh delegasi internasional dari tiga negara, yakni Jepang, Spanyol, dan Korea Selatan. Kehadiran mereka berpadu dengan komunitas seni, pelajar, dan kelompok budaya dari berbagai wilayah Bojonegoro yang turut meramaikan rangkaian acara. Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mempersembahkan pertunjukan tari, musik, serta ekspresi budaya yang beragam di Dolok Cozy Space, sekaligus mengikuti sesi pertukaran budaya yang memberi ruang dialog langsung antara delegasi internasional dengan masyarakat lokal. Momentum ini menjadi ruang belajar bersama, memperluas wawasan, serta menumbuhkan semangat persahabatan antarbangsa.
Direktur PT ADS Mohammad Kundori, menyampaikan bahwa dukungan terhadap festival lintas budaya ini sejalan dengan misi perusahaan dalam menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan.
“Cross Culture Festival bukan sekadar panggung seni, tetapi juga jembatan persahabatan. Kehadiran delegasi dari Jepang, Korea Selatan, dan Spanyol memberi warna baru bagi Bojonegoro sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal ke mata dunia. PT ADS mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari tanggung jawab sosial kami untuk memperkuat identitas Bojonegoro dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pertunjukan, festival ini juga memperluas dampak nyata bagi daerah. Bojonegoro semakin dikenal sebagai pusat pertukaran budaya, masyarakat lokal memperoleh kesempatan untuk memperluas jaringan dan menampilkan potensi seni maupun produk UMKM, sementara destinasi wisata seperti Kayangan Api dan Padangan Heritage mendapat promosi di level internasional. Jejaring yang terbentuk dengan seniman dan komunitas dari Jepang, Korea Selatan, dan Spanyol juga membuka peluang kolaborasi di bidang seni, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi kreatif di masa depan.
Sebagai Badan Usaha Milik Daerah, PT ADS berkomitmen tidak hanya pada sektor energi dan investasi, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial, pendidikan, lingkungan, dan kebudayaan. Dukungan pada Bojonegoro Cross Culture Festival 2025 adalah salah satu cara PT ADS menghadirkan peran nyata bagi masyarakat, memperkuat identitas daerah, sekaligus menjaga agar semangat kebersamaan dan keterbukaan terus tumbuh di Bojonegoro.