PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) menghadiri Rapat Asistensi Penyelesaian Masalah BUMD Lembaga Keuangan dan Aneka Usaha yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta. Forum strategis ini digelar untuk memetakan tantangan sekaligus merumuskan solusi atas berbagai dinamika pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Indonesia.
Rapat koordinasi dan asistensi ini tidak hanya menyoroti aspek administratif dan kelembagaan secara normatif. Fokus utama pembahasan mengarah pada penguatan tata kelola perusahaan (good corporate governance), penentuan fokus usaha yang lebih tepat dan terukur, serta urgensi digitalisasi sistem operasional guna memastikan BUMD mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi dan teknologi yang dinamis.
Selain itu, asistensi ini menekankan pentingnya penyelarasan tiga tujuan utama pendirian BUMD agar berjalan seimbang di lapangan, yakni memberikan pelayanan publik yang prima, berfungsi sebagai penggerak pengembangan ekonomi daerah, serta menjadi instrumen andalan dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Direktur Utama PT ADS menegaskan bahwa keikutsertaan perusahaan dalam forum nasional ini sangat krusial sebagai komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme dan memperkuat daya saing usaha. Arahan teknis dari kementerian akan menjadi pedoman langsung bagi manajemen dalam mengeksekusi rencana aksi ke depan.
“Pembahasan dalam asistensi ini memberikan arah yang jelas bagi kami, terutama dalam menyeimbangkan strategi bisnis dengan regulasi pusat” tegasnya.
Melalui hasil rapat asistensi ini, PT ADS siap mengintegrasikan seluruh poin arahan kementerian ke dalam komitmen operasional perusahaan, memastikan setiap unit usaha berjalan secara transparan, akuntabel, dan berdampak nyata secara berkelanjutan.