Direktur Utama PT Asri Dharma Sejahtera (ADS) hadir sebagai narasumber dalam Rapat Kerja Deputi Bidang Akuntan Negara BPKP Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Gandhi, Kantor BPKP Pusat, Jakarta. Pertemuan strategis ini mengusung tema “Kawal Ekspektasi Presiden, Ungkit Kontribusi Badan Usaha”.

Dalam sesi tersebut, Direktur Utama PT ADS memaparkan materi mengenai Lesson Learned Pengelolaan Participating Interest (PI) pada BUMD Migas Bojonegoro. Paparan ini menjadi bagian dari ruang koordinasi strategis BPKP untuk menyelaraskan pengawasan badan usaha dengan target pembangunan nasional.
PT ADS berbagi pengalaman mengenai tantangan struktural dan operasional dalam mengelola investasi di sektor sumber daya alam. Di tengah pemberlakuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025, PT ADS menekankan pentingnya penguatan efisiensi usaha dan transparansi tata kelola sebagai kunci utama bagi BUMD untuk naik kelas.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan agar pengelolaan investasi pada sektor migas dapat memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan, baik bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bojonegoro maupun ketahanan fiskal nasional,” terang Direktur Utama PT ADS dalam forum tersebut.
Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru bagi BPKP dalam merumuskan instrumen pengawasan yang lebih tajam dan aplikatif bagi BUMD di seluruh Indonesia. Dengan sinergi yang kuat antara pengawas intern pemerintah dan badan usaha, diharapkan ekspektasi Presiden yang tertuang dalam RPJMN 2025-2029 dapat tercapai secara optimal melalui kinerja perusahaan daerah yang sehat dan akuntabel.